Undang - undang harus di revisi…
Posted by oktasihotang on Wednesday 3 Feb 2010Kata orang sih dibulan februari ini adalah bulan yang akan penuh dengan kasih sayang, cinta, sayang-sayangan dan segala macam jenisnya, hmnnn..menurut aku pribadi sih tetap saja back to UPIL, heheeee..
-00-
Hidup di kota besar itu ternyata banyak tidak enaknya, mungkin banyak orang berpikiran bahwa hidup dikota besar itu enak, bisa ini, bisa itu, banyak peluang (peluang ngecopet, peluang lirik anak orang, peluang cari musuh, dsb). Tapi menurut akal sehatku, orang yang berpikiran seperti yang aku maksud tadi, pasti pas dia baru lahir dari kandungan ibunya, dia sudah memiliki dan menikmati fasilitas yang dimiliki orang tuanya, berada dalam keluarga berkecukupan dan pasti dia belum pernah merasakan bagaimana susahnya mencari UPIL.
Yes, aku mau bincang-bincang pengalaman hidup dikota besar, dan aku bukan mau bicara gak jelas ngalur ngidul, tapi ingin berbincang masalah yang spesifik tertentu saja, yaitu : KEMACETAN DI KOTA BESAR

kondisi macet dikota besar #1

kondisi macet dikota besar #2
-00-
Sudah lihat 2 gambar diatas itu tidak ??, perhatikan baik-baik, gambar diatas adalah gambar suasana pasar tradisional, pedesaan macet di perkotaan. Tidak sedikit orang mengeluh mengenai macet ini, dan tidak banyak juga orang yang menyenangi macet ini.
Nah, solusi untuk mengatasi masalah macet ini bagaimana okta ?? hmmnnn, sepertinya Undang-undang harus direvisi ![]()
Ada beberapa point mengenai hal ini :
- Tambahkan pasal mengenai maksimal rumah tangga memiliki kendaraan roda empat 2 buah, maksimal kendaraan roda dua 2 buah
- Tambahkan pasal mengenai berlakukan bike to work
- Tambahkan pasal mengenai maksimal memiliki keturunan per rumah tangga (tegaskan masalah KB)
- hmnnn… pasal lainnya yang harus di tambahkan dalam undang-undang akan menyusul sesuai dengan pengamatan dilapangan nanti…(atau ada yang mau nambahkan ?, silahkan)
Kenapa aku buat masalah ini di point pertama ?, ya..karna sejauh mataku memandang jika bepergian ke lokasi perumahan dikota besar, banyak sekali rumah tangga yang memiliki kendaraan roda empat lebih dari 2 buah, belum lagi kendaraan roda duanya, sampai-sampai garasi rumah sampai halaman rumahnya tidak muat menampung semua kendaraan yang dimilikinya, so..bisa dibayangi jika nyaris 20% saja dari keseluruhan rumah tangga yang ada di kota besar seperti itu, kemacetan pasti tidak terelak lagi.
Hmnn… program ini aku sangat setuju sekali dan sangat welcome bahkan akan menerapkannya jika para biker di kota besar dikasih sarana untuk bersepeda di jalan, ada parkiran sepeda di kantor-kantor dan jika pemerintah benar-benar support program ini sehingga mau nya biker-biker merasa nyaman bersepeda di jalan raya.
Untuk point ini, jika ada undang - undang di Indonesia bahwa tiap-tiap keluarga harus punya anak maksimal misalkan 3 orang, pasti tidak akan terjadi masalah sosial seperti kemiskinan, kelaparan, maraknya anak jalanan dan kehidupan sosial lainnya. Jadi sepasang suami istri tidak dengan seenak UPIL nya melakukan reproduksi (’cetak-mencetak’), apalagi jika ekonominya minim anaknya sampai kesebelasan gitu, gilaaaaaaaaaaaaaak.
Well, seandainya semua masyarakat baik dikota besar maupun dipedesaan sadar betul akan dampak yang akan terjadi jika seandainya melakukan ini, itu, memiliki banyak kendaraan, memiliki banyak anak, dsb. Pasti masalah sosial yang aku sebutin diatas minim terjadi. Mari kita ciptakan lingkungan damai, bersih dan sehat, saling menghormati sesama, saling menjaga perasaan orang sekitar (jangan memamerkan apa yang dimilikinya secara lebay), pasti kehidupan sosial kita akan tercipta dengan baik. -nhf-
Tulisan yang berkaitan...
- Masa paceklik... - March 1st, 2010
- Penghapusan account okta sihotang - February 22nd, 2010
- Anak Jalanan juga manusia - January 25th, 2010
- Di Facebook, okta sihotang adalah WANITA - January 20th, 2010
- Manis pahitnya dapat proyek pengerjaan aplikasi - January 10th, 2010
- Confuse - Tips pengerjakan proyek - December 15th, 2009
- Awal Bulan Diakhir Tahun 2009 - December 1st, 2009
- Tips untuk bisa dapat tempat duduk di transjakarta - October 30th, 2009
- Kesenjangan Kesejahteraan Jabatan - October 22nd, 2009
- Syalala... - October 9th, 2009








February 3rd, 2010 at 3:51 pm
gini ya, Ta.. menurut bijak ku sih, ketika kendaraan bermotor diterima di masyarakat kita, itu sudah jadi awal petaka
Dulu orang kita gak masalah kalau harus jalan kaki, berapa jauh pun itu, palingan jam start yang dicepetin. Lalu masuklah kendaraan bermotor, yang dulu terhitung barang mewah. Memang hanya segelintir yang dulu bisa menikmatinya. Tapi seiring waktu, produsen pun berlomba membuat kendaraan dengan harga yang terjangkau. Alhasil semua orang bisa beli sepeda motor, bahkan mobil.
Nah, kalau sudah seperti sekarang, aku juga ogah disuruh jalan kaki. Udah iklim kita tropis, eh harus menyelam diantara emisi kendaraan bermotor lagi.. gak nyaman kan? gak enak kan? jadi keringatan kalau mau ngapel kan?? ya udah, sama sama kentut asap aja lah kita semua!
Jadi supaya jangan macet, tingkatkan harga kendaraan bermotor ratusan kali lipat jika perlu
Batasi umur kendaraan yang boleh masuk ke kawasan kota (misalnya) Terapkan ambang batas emisi kendaraan bermotor. Dueeh, dah pintar-pintar orang na jolo bikin ketetapan, tapi entah kenapa gak dilaksanakan sekarang.
Oh aku setuju kalau harus ada juga sarana transportasi publik yang efektif dan efisien, plus ramah lingkungan.
February 3rd, 2010 at 4:05 pm
@NICH :
hmnnnn…benar juga sih katamu pra, cuman kalau menaikkan harga kendaraan, produsen pasti akan mengalami depisit pendapatan, karna masyarakat berkurang beli kendaraan, dampaknya melebar lagi, pajak pemerintah juga akan berkurang, ini adalah market link yang susah diputus..
namun setidaknya menurutku utk mengurangi kemacetan ini, ya itu tadi, setiap KK dibatasi kepemilikan kendaraan, gilaknya ada KK yg keluarganya ada 8, 8-8nya bermobil di 1 rumah, gilak gak coba ??
Ini harus menjadi bahan pertimbangan pemerintah seriously, karna masalah ini berakibat panjang dengan masalah sosial lain, kesenjangan sosial, kemelaratan, dsb
February 3rd, 2010 at 6:31 pm
Kalau aku melihatnya, Okta.
Memang begitu fenomena negara berkembang yang baru mau maju, masih banyak yg harus dibenahi. Jadi memang ga gampanglah.
February 3rd, 2010 at 10:14 pm
wah wah kalo masalah pasal-pasal sih lama bikinnya bos… tingal tunggu jadinya saja wkwkwkwk…pasti ada sogok-sogokan deh dalam pembuatannya..
February 4th, 2010 at 9:28 am
Susah mas menata kota yang semrawut kayak jakarta, tapi mudah-mudahan usulan ini didengar pemda setempat..
February 4th, 2010 at 10:04 am
setuju, mas okta, tapi mesti konsisten dengan peraturan yang telah ditetapkan. jangan2 nanti bernasib sama seperti uu yang lain. hanya berupa ayat2 di uu, tanpa implemntasi.
February 4th, 2010 at 10:41 am
susah ngatur masyarakat sekarang le..
halak hita do na mangatur nagaraon.. wkekekke
February 4th, 2010 at 11:42 am
makin semrawut jeh skr9 ..
terlebih motor y9 makin marak bersliweran,..
eman9 n9aruh ta d9 undan92 itu?
*mule pesimis*
February 4th, 2010 at 2:38 pm
Salam super-
Salam hangat dari pulau Bali-
menarik sekali artikel anda..
langsung saya bookmark…
sukses untuk Anda…
February 4th, 2010 at 2:51 pm
monorail salah satu gagasan yang patut di lanjutnya, seperti jepang. dengan transportasi yg memadai dan tepat waktu, bisa menarik masyarakat untuk beralih ke transportasi umum
February 4th, 2010 at 2:52 pm
monorail salah satu gagasan yang patut di lanjutkan, seperti jepang. dengan transportasi yg memadai dan tepat waktu, bisa menarik masyarakat untuk beralih ke transportasi umum
February 4th, 2010 at 4:21 pm
aku pun setuju juga ma zae
Memang begitu fenomena negara berkembang yang baru mau maju, masih banyak yg harus dibenahi. Jadi memang ga gampanglah.kalau pun bisa sangat menguras tenaga ,,
February 4th, 2010 at 4:39 pm
betull broo.. stuju aku yg bike to work.. biar g macet dan g banyak asap dan bs mengurangi pemanasan global
salam
February 5th, 2010 at 3:48 pm
bagi yang punya mobil dan banyak pasti beralasan kalo naik kendaraan umum gak aman gak nyaman… jadinya mereka tetep pake kendaraan pribadi.. biar nyaman..
so pr juga buat pemerintah buat meningkatkan kualitas pelayanan kendaraan umum
February 5th, 2010 at 5:21 pm
bagi yang berkelas kan bisa pake Taxi
February 5th, 2010 at 11:02 pm
pertanyaannya apakah orang-orang setuju dengan pasal-pasal tersebut..
hidup di kota besar memang banyak tidak enaknya, tapi bila hidup di kota kecil sulit berkembang..
cukup menjadi dilema di negeri kita ini
February 6th, 2010 at 12:12 pm
harusnya ada peraturan yang melarang mobil pribadi sebelum tahun tertentu supaya tidak macet, dan juga mobil harus ditumpangi minimal 3 orang, jangan 1 orang bawa mobil pribadi, macetnya parah, saya aja sekolah di SMA 6 jakarta (tengah kota jakarta) selalu pake kendaraan umum
February 6th, 2010 at 10:37 pm
saya setuju banget dengan usulan anda di atas. kalau tambahan saran dari saya adalah buat undang-undang bahwa semua kendaraan pribadi tidak boleh menerobos busway kalau sedang macet (bahkan macet total sekalipun). Sehingga setiap orang lebih memilih busway dibandingkan menaiki kendaraan pribadi
February 6th, 2010 at 11:12 pm
setuju gan…emang harus dibenahi semuanya sepertinya
February 7th, 2010 at 12:48 am
wah udah jadi budaya keliatane kalo macet, semoga semua pihak peduli biar ga macet lagi….. salm kenal bro
February 7th, 2010 at 11:47 am
nomor 2 kayanya berat… karena kondisi disini banyak orang yang kerja di jakarta sedangkan rumahnya di bekasi atau depok… bayangkan jika ngantor naik sepeda….
February 7th, 2010 at 9:17 pm
lama ga main ke sini..
jakarta diprediksi memang akan semakin semrawut dan bertambah jika fasilitas transportasi umum tidak diperbaiki.karena tingkat pembelian kendaraan tiap tahun malah justru smakin meningkat. haha. mending beli mobil yang bisa terbang aja dah.
apa kabar mas? hehehe. masih inget tak? mampir donk.
February 8th, 2010 at 2:51 pm
Welehhh itu kan di Slipi menuju Grogol
February 8th, 2010 at 4:29 pm
hmmmm,…
kalau menurut aku sich tinggal di desa atau dikota sama” ada enaknya and ada enggaknya….
semua tergantung kita menyikapinya…
and qta harus bersyukur dimanapun kita tinggal…
karena bukan kebahagianlah yang membuat orang bersyukur, tetapi rasa syukurlah yang membuat orang bahagia…..
February 8th, 2010 at 5:47 pm
ini nih yang kudu diperhatiin ama pemerintah
gimana caranya mengurangi kemacetan
heeem
February 9th, 2010 at 3:40 am
harus ada aturan gak boleh nerima telp selama mesin kendaraan hidup
February 9th, 2010 at 7:21 am
kalo menurut saya fasilitas publik yang nomor satu harus diperbaiki. kalau fasilitas umum seperti bus dibikin nyaman, bahkan ada kereta dalam kota / bawah tanah seperti di luar negeri dengan sistem yang teratur dan baik, pasti banyak orang yang memilih menggunakan transportasi umum itu dibandingkan punya mobil sendiri, untuk menghindari macet dsb..
lihat saja di negara2 maju banyak orang yang menggunakan fasilitas umum kan.. dan mereka menggunakannya dengan nyamannya..
February 9th, 2010 at 9:52 am
Jalan di Jakarta luas jalan sudah tidak sebanding dengan banyaknya kendaraan.
February 9th, 2010 at 12:54 pm
sama aja ya kaya d bdg, jalanan pada macet
February 9th, 2010 at 10:13 pm
di pemalang aja sekarang bertambah panas kok mas
February 11th, 2010 at 7:31 pm
wah padat benar tu, makin hari jumlah penduduk makin banyak dan otomatis sarana dan prasarana akan semakin banyak juga contohnya saja kendaraan umum
February 12th, 2010 at 12:56 pm
Kataku seh perlu dikurangi jumlah penduduknya di “buang” tah ketempat yang jarang penduduknya kan lebih baik tuh hwhwhw
February 12th, 2010 at 5:13 pm
Memang repot kalau sudah terjadi kemacetan seperti itu, terutama di kota-kota besar. Kalau menurut saya sih memang harus diadakan pemerantaan penduduk. Jangan sampai terlalu banyak penduduk desa yang pergi ke kota.
February 12th, 2010 at 5:29 pm
Lama gak ke sini
Makin bagus blognya
Makin bagus artikelnya
Makin dewasa orangnya hehehe
February 13th, 2010 at 1:18 am
Nice post sob…
Keep blogging…
Ditunggu posting selanjutnya ya…
Jangan lupa juga kunjungan balik ya…
February 13th, 2010 at 11:49 am
salam kenal sobat
saya tunggu kunjungan baliknya buat semuanya okee
February 13th, 2010 at 12:23 pm
wah susah juga sob mengatur masyarakat dengan memaksakan pasal seperti yang kamu sampaikan, lebih baik membuat fasilitas yang lebih baik agar nantinya ada pergerakan naturally dari masyarakat
February 13th, 2010 at 6:42 pm
@all
Thx atas semua komentar2nya, ada yg setuju and ada yg tidak/kurang setuju, dan ada juga yg menambahi pendapatnya…
Semoga para pejabat diatas sana, bisa memperhatikan masalah ini dengan lebih serius lagi….
*otw to jakarta from medan (13feb2010)
February 14th, 2010 at 10:13 am
pertanyaannya adalah kok masih ada orang yang betah tinggal di jakarta dan mau ke jakarta ? Masih banyak wilayah di negeri ini yang kosong seperti flores atau papua
February 14th, 2010 at 1:54 pm
mantap info nya heheh
February 14th, 2010 at 6:06 pm
setuju…sebaiknya bangsa indonesia ini harus sudah mulai berbenah.malu sama negara lain…
February 14th, 2010 at 10:11 pm
wah untuk undang2nya boleh juag tuh, tp sebuah undang2 ga bisa diubah semaunya kita soalnya pasti berdampak pada hal yang lain, dan itu bakalan menambah masalah yang baru lg….
Lifestyle Inspiration
February 16th, 2010 at 1:20 pm
pembenahan harus dari segala lini, dan diusahakan peraturan tetap mempunyai wibawa…
February 18th, 2010 at 2:13 pm
Siapa bilang hidup dikota besar itu banyak enaknya. Kalau mau hidup di kota seperti kota PArepare itu baru banyak enaknya.Disamping bermadya sampingnya juga ada banyak gunung enak coy.
February 18th, 2010 at 2:49 pm
sungguh malang nasib di ibu kota,,,kota besar dan dengan masayarakat yang sangat besar,,,dengan kendaraan yang sangat banyak dan tidak seperti semestinya…
semoga pemerintah bisa mengatasi hal ini…amien
February 18th, 2010 at 2:52 pm
kota besar memang tak selamanya indah…malah lebih indah di desa dengan suasana yanng tenang tanpa ada kemacetan dan polusi udara…
February 18th, 2010 at 2:57 pm
.terima kasih atas info yang anda berikan …semoga ini bisa menjadikan saya bisa menjadi lebih baik lagi dengan apa yang saya lakukan…
kemacetan lebih di karena masyarakatnya yang kurang peduli dengan polusi yang ada dan dengan kemacatan..semoga smua bisa menjaga ibu kota tercinta,
February 18th, 2010 at 3:02 pm
berkunjung dengan tujuan baik dan menjaga tali silaturahmi..hehe
semoga ibu kota kita tercinta bisa menjadi ibu kota yang bisa menjadi kebanggan bagi kita bangsa indonesia…anti kemacetamn…
February 19th, 2010 at 2:50 pm
setuuuujujuuu kak..bukan kemacetan aja,nampaknya gepeng juga perlu diatasi
February 19th, 2010 at 9:41 pm
Good posting kawan succes always
February 21st, 2010 at 2:52 am
saya sepakat dgn pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor perkeluarga.Itu bisa mengerem pertambahan jumlah kendaran bermotor. Pengambil kebijakan di negeri ini jangan hanya berpikir dari pemasukan pajak kendaran bermotor dan pajak perusahan kendaran bermotor. Karena semakin banyak kendaraan bermotor, semakin besar juga subsidi yg harus dikeluarkan
February 21st, 2010 at 2:54 am
sarannya bagus sekali….
February 21st, 2010 at 3:28 am
Setuju sekali mas karena menurut data jumlah kendaraan dengan luas jalan tidak seimbang jadinya Ya MACET, O ya Salam kenal dari Putra Blambangan
February 22nd, 2010 at 4:09 am
Saya sendiri merasakan sulitnya hidup di kota Jakarta. Waktu saya merantau beberapa tahun di sana, bekerja, berjualan, bangkrut-untung-gulungtikar- … memang fenomena hidup di Jakarta ritmenya snagat sibuk dan cepat.
Tapu syukurlah, sekarang saya sudah tinggalkan Jakarta, walau gagal, tapi masih ada harapan untuk berusaha di kampung halaman sendiri
February 22nd, 2010 at 10:57 am
Orang kita itu pinter2 tapi kenapa yah masalah kemacetan tidak ada solusi yg kongkrit
February 22nd, 2010 at 11:27 pm
macet…hmmm…emang susah sekolah aja jauh dari rumahnya…jadi ribuan anak sekolah harus menempuh macet buat ke sekolahnya…belum yg lainnya…
February 22nd, 2010 at 11:37 pm
yah gimana ya??peraturan pemerintah tanpa liat kondisi yg ada…kdg terburu buru
February 22nd, 2010 at 11:40 pm
mari kita berdoa supaya macet bs berkurang….
February 22nd, 2010 at 11:42 pm
mungkin pembangunan jalan raya harus diperbanyak ya??
February 22nd, 2010 at 11:44 pm
biar gak macet kelamaan naik motor aja…
February 27th, 2010 at 9:29 am
I lIke this blog, keep blogging bro. Thanks for this information
February 28th, 2010 at 11:37 pm
thank’s buat info nya !~
March 2nd, 2010 at 10:25 pm
sepertinya sangat sulit
March 5th, 2010 at 6:23 pm
Betul, saya juga setuju… memang bnyak UU yang harus direvisi, karena tidak memihak kepada rakyat, dan sudah banyak yang ga relevan dengan perkembangan zaman.
March 5th, 2010 at 6:32 pm
setuju gan…emang harus di revisis lg tuh..
March 7th, 2010 at 10:11 am
mendukung gan………biar lebih baik
March 7th, 2010 at 10:13 am
ayo rubah UU nya, dah gak memihak buat kita2 lagi
March 8th, 2010 at 11:03 am
kunjungan dari
dofollow social bookmark indonesia
share your artikel with us, seo optimation for you
http://disuka.com
bookmarking indonesia
March 12th, 2010 at 4:49 pm
Enormous pics! It is courteous.
March 12th, 2010 at 11:38 pm
itu kan emang udah resikonya, ada baik ada buruknya, kalo mau lebih (duit) ya mesti lebih semuanya (macet jg)
March 13th, 2010 at 7:20 am
mending kita urus diri kita sendiri…daripada urus negara yang semakin kacau