Manis pahitnya dapat proyek pengerjaan aplikasi

Dijaman era maju saat ini, semakin banyak orang berlomba-lomba ingin eksis baik didunia nyata maupun didunia maya. Semakin banyak orang ingin membuat segalanya menjadi mudah terkhusus dalam pekerjaan. Aku ambil contoh saat ini mengenai transaksi pembayaran. Sudah banyak aplikasi yang dibuat untuk memudahkan proses pembayaran, orang tidak capek lagi untuk melakukan pembelian tiket pesawat terbang, orang tidak capek lagi melakukan transaksi pembayaran listrik, telepon, internet, orang tidak capek lagi datang ke warung untuk beli makanan dan minum, hanya dengan klak-klik saja semuanya sudah dimudahkan. Itu semua karena adanya aplikasi digital saat ini yang semuanya serba gampang dan mudah. Hanya dengan online, bisa melakukan booking tiket, bayar tagihan dan order makanan via aplikasi digital.

Nah, sebenarnya apa yang terjadi dibalik itu semuanya ?, ada aplikasi pasti ada si-pembuat aplikasi. Tidak heran saat ini para programmer/ developer sudah menjamur dimana-mana 2 tahun belakang ini, beda pada waktu dulu, developer hanya sedikit, sehingga predikat developer saat ini tidak didewa-dewakan seperti waktu dulu.

Sama dengan pekerjaan lainnya, para developer aplikasi (website maupun dekstop aplikasi) berlomba-lomba memberikan service terbaik bagi para customer yang akan memakai jasanya. Saat dulu harga sebuah website statik misalnya, bisa mencapai besar dari 2 jutaan (saya ambil dari segi budget mahasiswa – untuk buat aplikasi tugas akhir), namun sekarang sudah berbeda, website statik umumnya sudah dihargai kurang dari 1 jutaan, namun beda customer, maka akan beda pula budget yang ditawarkan. Beda jika customernya mahasiswa dengan company, dan lain sebagainya.

-00-

Aku sudah menjalankan bisnis pembuat aplikasi di http://oktaweb.net sudah hampir 1,5 tahun yang berdomisili dijakarta. Sudah banyak hal yang aku lewati sebagai developer aplikasi, baik manis maupun pahitnya. Walau terbilang masih seumuran jagung dalam bisnis ini, puji syukur aku masih bisa fighting ditengah menjamurnya developer aplikasi saat ini. Walau client-clientku masih terbilang kecil, dari mahasiswa, entrepreneur, sampai software house yang memakai jasaku.

Jasa pembuat aplikasi oktaweb.net

Jasa pembuat aplikasi oktaweb.net

Sedikit berbagi kisah dalam menjalankan bisnis ini. Awalnya saat aku belum ada relasi, aku mencoba mencari kerabat yang bisa mengantarkan aku dapat proyek, tanya sana tanya sini, chat teman-teman, chat blogger-blogger yang aku kenal, kirim email ke company-company yang belum ada website/dekstop aplikasi, “ada proyek tidak..bla..bla.. ??” layaknya seekor kucing yang mencari sisa-sisa makanan dari rumah kerumah, dari tong sampah ke tong sampah lainnya. Kemudian terpikir untuk membuat official site untuk bisa publikasikan portfolioku yang tak seberapa itu didunia maya, maka aku beli domain http://oktaweb.net dan pasang hasil karyaku disana, pasang alamat dan sebagainya sebagai informasi kalau itulah mediaku menyebarluaskan hasil kerjaan dan bisa diakses oleh orang banyak yang suatu waktu bisa dijadikan acuan kalau okta sihotang buka jasa pembuat aplikasi (website maupun dekstop aplikasi).

Aku pernah kirim email kepada orang-orang tertentu yang aku cari di google kalau mereka belum punya official site seperti, saykoji (rapper indonesia yang naik daun dengan lagunya online..online), aku pernah kirim penawaran pembuatan website kepada ruhut sitompul dan hotman paris hutapea (para pengacara), pernah juga ajukan penawaran pembuatan aplikasi ke kantor-kantor yang aku lihat belum ada aplikasi (website) via yellowpages, namun saat ini memang masih nasibku yang belum baik, dari semua yang aku coba kirim email penawaran, hanya beberapa yang reply dan tertarik memakai jasaku (hanya mahasiswa dan kantor kecil yang menghubungi aku untuk buat aplikasi mereka), selebihnya masih nihil.


Mungkin tidak semua orang yang berprofesi sebagai developer (sistem informasi) mengalami nasibnya seperti aku ini. Aku ingin share pengalamanku sebagai developer. Sebelumnya aku juga sudah pernah bahas masalah ini di postinganku sebelumnya, namun secara garis besar, sedikit banyak sakitnya pengerjaan proyek yang aku alami adalah :

  1. Pernah nyasar ke daerah lain, yang seharusnya posisi client yang aku akan temui bukan didaerah itu.
  2. Itu terjadi saat aku pertama kali datang kejakarta, wajar karna belum tahu betul jakarta, yang membuat aku nyasar jauh ke daerah lain dan akhirnya jadi telat ketemuan dan ditinggal client, dan berujung batal.

  3. Susahnya menentukan scope pengerjaan aplikasi termasuk budget yang akan ditawarkan.
  4. Awal-awal memang susah menentukan scope aplikasi untuk menetapkan berapa anggaran budget untuk develope aplikasi. Pernah kejadian karena aku tidak tahu kalau clientku ini seorang mahasiswa (blesteran cina – indonesia), harga pembuatan aplikasi yang aku tawarkan tidak sesuai dengan kantong si mahasiswa, sehingga mahasiswa tersebut membatalkan proyek.

  5. Pernah tidak tidur sampai 6 hari.
  6. Yes, actually.. jika kita dapat proyek, disamping kita masih status karyawan dikantor lain, mau tidak mau pagi sampai sore berada dikantor, malam sampai subuh berada di client untuk kejar tayang selesaikan proyek tersebut, aku pernah sampai tidak tidur 6 hari. Sampai-sampai di hari ketujuhnya, aku tidur selama 1,5 hari sebagai pembalasan dendam yang 6 hari tidak tidur.

  7. Pernah dikatai “orang tolol” oleh orang lain.
  8. Sebenarnya ini off the record saja, namun pada intinya orang tersebut mengatai saya “orang tolol” yang tidak tahu apa-apa, tapi aku tidak perduli, aku hanya menuntut hakku yang sudah mengerjakan proyek. That`s it.

  9. dan masih banyak lagi kisah pahit lainnya…

Dari banyaknya kisah pahit dalam pengerjaan proyek diatas, hanya satu menurutku yang menjadi kisah manis jika kita dapat proyek. Yaitu : DUIT PROYEK, huhuuuu.. jelas dong, jika budget proyek besar, maka usai pengerjaan proyek bisa dapat duit, bisa ditabung untuk masa depan atau membeli sesuatu.

-00-

Pada dasarnya, melalui postinganku kali ini, aku hanya ingin menekankan kepada kawan sekalian yang membaca tulisan ini, pengerjaan proyek itu tidaklah gampang walau ada enaknya juga. Banyak hal yang harus kita pikirkan dan kita jaga, tidak semudah dan seindah yang didengar, “wow… okta sihotang ada proyek ini proyek itu, bla..bla.., duitnya pasti sudah banyak dong”, untuk itu biarlah rekening aku yang menjawab, xixixiiii…

Apalagi saat ini, para developer sudah menjamur, software house sudah dimana-mana, baik yang ada nama + gedung maupun yang masih fiktif (nama dan gedung tidak ada), yang secara logikanya, semuanya berlomba-lomba menawarkan jasanya kepada orang lain walau berujung dengan persaingan banting harga atau biaya development.

Mungkin sedikit banyak, kalian bisa mengambil hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencoba bisnis web/dekstop developer ini. Dari sekian kisah diatas, sekali lagi aku tekankan itu adalah pengalamanku pribadi tanpa ada rekayasa, dan aku yakin kawan sekalian ada pengalaman yang berbeda dan bahkan berbeda pendapat dari apa yang sudah aku tulis diatas, untuk itu jika ada mau share pengalamannya, silahkan saja kasih upilmu disini. -nhf-


Tanggapan tentang “Manis pahitnya dapat proyek pengerjaan aplikasi”

  1. Mental Healths 10 January 2010 at 2:06 pm Permalink

    ya namanya merintis usaha,semua sama saja,awalnya pasti kita mencari2 jalan yg pas buat kita dan senantiasa berusaha.begitu ketemu jalannya,khan enak tinggal diulang2 aja. thanks ya sharingnya.

  2. bee 11 January 2010 at 9:32 am Permalink

    Semangat…

  3. Asep Hansipudin 11 January 2010 at 4:14 pm Permalink

    Mantap boss, aplikasi yang dibuat apa saja tuh boss? misalnya.
    Salam kenal yah n sukses selalu.

    Salam :
    hans

  4. Belajar Edit Foto 11 January 2010 at 4:39 pm Permalink

    wah…aku baru tau ni kalo’ sobat Okta sihotang adalah pembuat Aplikasi…Pertnyaanku sama dengan sobat ASEP, bleh berikan contohnya ya…(siapa tau kita bisa bantu order gitu…)

  5. okta sihotang 11 January 2010 at 5:20 pm Permalink

    @Asep Hansipudin dan @Belajar Edit Foto
    Untuk portfolio saya, bisa di unduh di http://oktaweb.net/portofolioclients

  6. annosmile 11 January 2010 at 6:18 pm Permalink

    sukses mas

  7. Belajar Affiliate 11 January 2010 at 10:44 pm Permalink

    Teruskan perjuangan lae…

  8. X-Blog Contest 12 January 2010 at 12:34 am Permalink

    kayaknya lebih banyak manisnya tu…

  9. roded 12 January 2010 at 3:18 pm Permalink

    great job…keep going..
    bukan gak mungkin beberapa tahun lalu, oktaweb berkembang menjadi developer mapan.

  10. nich 13 January 2010 at 5:05 am Permalink

    kalau aku ya, ketimbang begadang 6 hari demi duit segunung, mending begadang sama teman.. minum TST, pulang main poker, chatting sambil ngakak..

    lebih sehat kurasa, jaga kau badan itu, jangan gak sanggup digunakan nanti kalau udah kaween =))

  11. tipis 13 January 2010 at 11:38 am Permalink

    wah pengalaman kita kok hampir sama ya mas. karena emang kita sama2 developer aplikasi. kl saya khusus berbasis web, desktop gk bisa blas hehe :D . cuman saya jalan sendiri mas, gk ada bendera. kl masuk keperusahaan masih pake bendera orang lain. tetap semangat, pengalaman bikin kita jadi lebih tangguh bukan ? :)

  12. okta sihotang 13 January 2010 at 11:52 am Permalink

    @nich : kita beda pra.. :P
    @tipis : ya begitulah mas, pengalaman pribadi adalah guru yg baik :D

  13. Astaga.com lifestyle on the net 15 January 2010 at 3:18 pm Permalink

    biar kata begitu pokoknta harus tetap semangat… :)

  14. have nice day

  15. namanya juga berjuang untuk hidup….


Leave a Reply