Confuse – Tips pengerjakan proyek
Wat`s up jakarta, wat`s up indonesia, salam damai semua dan biarlah sukacita natal yang bergema di hati kita semua. Sori mayori strowbery kalau diantara kalian yang following me pada bertanya-tanya kenapa gak update-update blog dsb ?, yes… jawabannya adalah semakin mendekati tutup tahun semakin memuncak tingkat kesibukanku, semuanya kebanyakan atas dasar SIBUK dan SIBUK (gak jelas).
)
Yeah, sibuknya aku bukan dikarenakan masalah century yang berkaitan dengan menteri keuangan sri mulyani dan wakil presiden budiono, bukan pula karna masalah PLN yang mencoba mencari hutangan 11,5triliun untuk pembangunan PLTU, tetapi dikarenakan tutup pembukuan diakhir tahun ini. Banyak kegiatan/pekerjaan yang dipertengahan tahun kemarin yang masih pending, dan sekarang baru bisa dijamah dan dikerjakan, ya intinya ingin membersihkan sampah-sampah kerjaan yang masih tersisa biar ditahun baru nanti tidak ada lagi pekerjaan yang pending.
-00-
Confuse ??, yes.. aku mau share kalau selama penyelesaian kerjaanku kemarin banyak sekali job yang aku ambil. Ada yang sukses tapi ada yang tidak sukses. Dan salah satu ketidaksuksesanku adalah membuat “orang” yang selama ini share job ke aku menyatakan kata “TOLOL” sama aku. Aku heran kenapa bisa orang yang aku maksud itu bilang via sms : lu tolol banget sih ??, oh men… dan kejadiannya itu tadi malam. Kacau, kacau begete dan pokoknya.
SINGKAT CERITA :
Itu berawal kemarin aku dapat kerjaan membuat aplikasi dari salah satu departemen pemerintahan di INDONESIA. As we know, kalau proyek pemerintahan itu, duitnya akan cair kalau aplikasi itu sudah dinyatakan done dan oke, maka akan turun budget dari mereka, nah.. awal-awalnya ya kita gak dapat kucuran dana untuk develop mulai dari tahap analisa aplikasi – deploying dan closing project.
Kemarin aku sama partnerku ambil dah tuh project dan kita mulai develop tanpa ada bayaran apa-apa diawal, kita sih percaya-percaya aja karna ini recommended dari “orang” yang aku maksud diatas. Oke kita definisikan project ini di develop dikantor X, dan “orang” yang aku maksud adalah Y. Well, aku ke kantor X atas suruhan Y, dari awal kita emang percaya akan project pemerintah dari si X ini, makanya kita rela gak tidur beberapa hari, nginap dan sebagainya. Well, pas requirementnya sudah kami selesaikan, pihak staff dari X calling aku dan bilang “kalau proyek ini tidak dibayar sama departemen (dirahasiakan) pemerintahan. Tapi kami akan berusaha membayar upah kalian“. Terus aku coba calling mereka dan ingin menanyakan kepastiannya bagaimana, eh.. malah aku dibilang MENDESAK, bicara bertele-tele, kacau..kacaulah…sampai keluar omongan mereka klo aku TOLOL, dalam hatiku, oh God,…tunjukkanlah kebenaran yang terjadi ke bumi ini.
Intinya aku cuman pengen bertanya atas kewajibanku selama ini bagaimana ??, aku cuma pengen menuntut hak yang harus aku dapat dari apa yang sudah aku kerjakan. That`s it, no more. Heran aja, siapa yang salah siapa yang dimaki-maki. Tapi ya sudahlah, intinya walau mereka sudah memaki-maki, tapi duitnya sudah aku terima kok, thx to mr X, dan thx juga atas kerjasamanya, inilah yang pertama dan terakhir. Dan aku hanya ingin bilang kalau “GAK SELAMANYA ORANG YANG LEBIH MUDA DARI KITA BISA DIREMEHKAN DAN DIANGGAP SELALU BERSALAH. MAKANYA MASING-MASING KITA HARUS BISA NGACA”
TIPS MENGERJAKAN JOB/PROYEK PEMERINTAHAN atau NON PEMERINTAHAN :
Disini aku ingin berbagi tips bagaimana mengerjakan project (mungkin generally – semua bidang : IT dsb) baik dari pemerintahan atau non pemerintahan (swasta, kuliahan, dsb), jika ada yang salah atau kurang, mohon dikoreksi, ini merupakan pengalaman pribadi saya.
- Hal terpenting adalah REQUIREMENT, scope project nya bagaimana ??.
- Usai kita mengetahui requirement yang jelas, saatnya menganalisa requirement.
- Buatlah surat kontrak kerja
- At least minta DP (biasanya 1/2 dari total anggaran project)
- Berhati-hatilah terhadap project pemerintahan
- Komunikasi dengan client
- Yang terakhir (optional) kalau sudah closing project, bayari orang disekitar makan – makan, heheheee
Ini hal yang sangat penting, kenapa ?, karena dengan adanya scope project, requirement yang jelas, kita bisa mengukur kemampuan kita bisa atau tidak dalam mengerjakannya, waktunya bagaimana dan sebagainya. Jadi kalau requirement tidak jelas, masih samar-samar, ada beberapa point yang belum didefinisikan, aku sarankan JANGAN AMBIL PROJECTNYA, itu bisa menjadi alat mematikan bagi kita sipekerja project.
Dari tahap ini, kita bisa tetapkan waktu pengerjaan, berapa resources (orang dan alat) yang kita butuhkan, dan seberapa besar budget untuk project ini.
Ini akan menjadi senjata kita dikemudian hari, dan juga bisa menjadi boomerang untuk kita. Dengan adanya surat kontrak ini, jika suatu saat nanti ada penyimpangan terjadi dikemudian hari selama project berjalan, kita bisa menggunakan surat kontrak untuk penyelesaian masalah. Bahkan sampai berujung ke masalah hukum, juga bisa kita pakai. Semisal client kita tidak membayar penuh duit projek, kita bisa tuntut karna total duit ada di surat kontrak, namun bahaya nya juga jikalau kita udah terima DP, tapi kita tidak kerjakan projek dan kita lari, kita juga bisa dituntut berlandaskan surat kontrak kerja ini.
Jaman sekarang susah mempercayai orang apalagi berhubungan dengan DUIT, jadi mintalah DP diawal (biasanya 1/2 dari total anggaran project), biar lebih meyakinkan kita sebagai pekerja project terhadap project itu.
Yes, waspadalah dalam pengerjaan project pemerintahan, biasanya project pemerintahan itu duitnya cair diakhir project, jadi diawal project kita gak ada dapat duit, itupun kalau mereka (pemerintah) bilang oke atas aplikasi itu, duit akan cair, tapi bisa jadi projectnya jadi project gagal alias tidak dibayar sama sekali dan usaha kita selama ini utk develop project sia-sia. Maka dari itu aku sarankan jangan asal terima project pemerintah, pastikan semuanya berjalan lancar dan transparan. Kacaunya lagi, anggaran duitnya sekian ratus juta, eh yang nyampe dikita cuman 50juta (biasa pangkas sana pangkas sini)..huhuhuu
Komunikasi ini penting juga, ciptakanlah komunikasi yang baik dengan client.
Well, udah dulu ah, masih banyak kerjaan neh, masih mau ketokin kepala yang udah bilang aku TOLOL, wacauuuu…
Baca juga tulisan berikut :
- Update status facebook sambil NGUPIL - 22nd April 2010
- Hidup sudah susah jangan dibuat susah lagi - 17th March 2010
- Masa paceklik... - 1st March 2010
- Penghapusan account okta sihotang - 22nd February 2010
- Undang - undang harus di revisi... - 3rd February 2010
- Anak Jalanan juga manusia - 25th January 2010
- Di Facebook, okta sihotang adalah WANITA - 20th January 2010
- Manis pahitnya dapat proyek pengerjaan aplikasi - 10th January 2010
- Awal Bulan Diakhir Tahun 2009 - 1st December 2009
- Tips untuk bisa dapat tempat duduk di transjakarta - 30th October 2009

Memang harus pinter2 sih bikin proyek ama pemerintah. Thanks atas tipsnya bung
wakh keren nih tembakannya bro…maju terus dan sukses ya
Wah, tips yang berguna tuh buat saya mas.. good good.. thx lho..^^
maklum mas, di pemerintahan emang orang2ny byk yg mata duitan. mo ini itu pake bayar… padahal katanya melayani masyarakat
Gila aja DP minimum 1/2 dari total!??
biasanya min. 30%
Dari dulu dah ku bilang, gak usah main di pemerintahan.. tukang olah semua isinya =))
thanks thank, btw keren ada upil”nya ^_^
ihh joroook pakai UPIL…
ini problem yang juga mungkin pernah di alami oleh banyak rekan2 lain tapi intinya jadi pelajaran berharga. Maju truzzz…
wah , pakai upil mas ! , gokil tapi keren !!!!
Nice info euy…
Lanjut terus …
Ditunggu posting selanjutnya…
Jangan lupa juga kunjungan balik ya…
Dan kasi komennya ya di blog ane…
saya juga pernah mengalami hal ini. intinya kalao soal project ngomong pahit dulu deh. kalo udah jelas baru ambil projectnya
pakai upil lagi gokil ^_^ xixi
keren tembakanya bro… maju terus…
Orang jujur semakin dikit….. hati2 kalo ada yang nawarin proyek trs dari awal ceritanya dah banyak banget bunga2nya…. biasanya boongan….
Informasi menarik banget …ditunggu posting selanjutnya.
keren abis
Pemerintahan memang susah….
Owww…
jadi dapet berapa ta heheh
heheeh nyebarin upil
sukses bro,maju terus
yups..itulah kalo bekerjasama dengan org2 pemerintah (walau mungkin tidak semua) birokrasi sulit dan bertele2 dan maunya (terkesan) mau enak sendiri dan gak mau rugi…aq jg punya pengalaman gak enak ama instansi pemerintah..beli barang mau barangnya dulu diterima, 1 tahun kemudian barang baru dibayar..cape deehh..:D
keren tipsnya mas Okta
keren info nya bos.. sip sip sip…
proyek besar berlaku juga kan.
Waaaah, salut aku sama mas yang udah bisa ngerjain proyek dari pemerintah……
bagi” ilmunya dooonkk….
heeeebaaaat banget sich mas, udah punya proyek dari pemerintah…..
jadi pingin saya, punya proyek dari pemerintah kayak mas……
ajarin donk maaaz………………
keren euy blognya….
thanks………..
thanks………
thanks……
tips-tips dari Kang Okta ini selalu nancap…jadi sering maen deh ke sini..
wah mantab nih
thanks abng
http://telecomandinternet.com
Sebuah pelajaran berharga ya sob..
Happy new year 2010
Semoga segalanya akan jadi lebih baik dari sebelumnya
sebelum terima proyek KAK(kerangka acuan kerja) memang harus ada dan diperhatikan..
Info Menarik nih.
Masalahnya kan suka ada tender tuh, bersaing dulu dech
ya,kalo berhubungan ama duit, kawan aja bisa nipu teman.
betul betul kudu hati hati.
untung deh duitnya masih dibayar
Wah tips dan trick yg menarik, denger-denger sih project web pemerintah bisa sampe miliaran. hehe…
itu mah sudah biasa
semangat terus di 2010 semoga sukses selalu
salam kenal
Proyek di pemerintahan…mmm..boleh tetapi tidak direct…
Nice tips om, semoga berguna bagi tmn2..
Tipsnya keren eui…thanks your sharing bro…
nicee infonya…. thanks 4 share…
mantaappp…..
salam kenall saya admin rumahblog.web.id
kalo berkenan qt tukeran link yukk… makaciii temann….
yagh…
emang sekarang jaman modern jadi banyak bermacam2 tekhnologi2 yang digunakan.
Jadi lelet deh internet ya.