Kesenjangan Kesejahteraan Jabatan
Hohooo… sori – sori buat rekan – rekan yang udah nanyain lewat YM dan komen mengapa blog ini makin hari makin orangnya ganteng lama update nya. Sebenarnya banyak sekali yang ingin aku tulis di sini, banyak pengalaman, hasil pengamatan sehari – hari terhadap kehidupan sekitar (kayak BIN aja), dan pokoknya masih banyak lagi. Hanya saja ini yang menjadi kendala, yaitu waktuku emang lagi seret belakangan ini, masih sulit membagi waktu antara istri satu ke istri lainnya kerjaan yang sedang banyak – banyaknya.
Tapi don`t worry, aku akan berusaha membuat tulisan terbaik sepanjang hidupku diblog ini, xixixixiixiiii. Kali ini aku ingin bercerita tentang Kesenjangan Kesejahteraan Jabatan yang menurut pengalaman pribadiku sendiri sangat – sangat mencolok (aku ambil case di struktur swasta).
-00-
Bagi kau yang berprofesi menjadi apapun di sebuah perusahaan swasta, ntah itu sebagai marketing, HRD, sales, customer service, office boy/girl, atau sebagai programmer diswasta, pernah tidak sadar akan hal ini ?? (Kesenjangan Kesejahteraan Jabatan, red). Kalau dilihat dari segi jenjang pekerjaan sih masih masuk akal, misalkan orang untuk bisa menjadi OB, tidak perlu lulusan perguruan tinggi, jadi wajar dong kalau gajinya juga tidak gede – gede amat ??. Itu hal yg masih masuk akal dan masih bisa diterima akal sehat. Tapi coba pikirkan dan renungkan baik – baik !! Aku ambil case pekerjaan programmer (IT).
- SUDAH DIRENUNGKAN APA YANG AKU MAKSUD DENGAN KATA “Aku ambil case pekerjaan programmer (IT)??” -
Kata kasarnya, saat ini semua perusahaan sangat terbantu dengan adanya kemajuan teknologi informasi, sehingga saat ini kebutuhan akan pekerja programmer (staff IT) sangat banyak di perusahaan – perusahaan berkembang dan maju. Sehingga bisa dibayangkan tidak, jika kenyataannya pekerja IT itu tidak ada saat ini ?? Aku yakin pasti pekerjaan yang sedang berjalan di perusahaan manapun bakal mengalami penurunan performance-nya dan dengan sangat terpaksa harus memakai cara lama, manual dan memakan waktu lama. Kasarnya juga, pekerjaan marketing, HRD, CS dsb pasti akan mengalami kendala jika tidak ada pekerja IT (dalam hal ini pengembang aplikasi, programmer).
Jadi, selama kurang lebih 1 tahun aku bekerja di perusahaan sebagai programmer, aku melihat sangat miris sekali kondisi dimana kesenjangan programmer menjadi bulan – bulanan perbincangan diantara rekan – rekan sekantor, ada yang cerita gaji tidak sebanding dengan pekerjaan yang dikasih, ada bincang – bincang mengapa jika project closed tidak ada reward tapi kalau telat masuk kena punishment, dsb. Miris sekali memang. Aku pribadi aja mengalami itu saat ini. Seorang programmer memang jelas budak di company asing/swasta saat ini.
-00-
Pekerjaan yang diterima kebanyakan tidak sebanding dengan gaji yang dikasih. Pihak kantor gampang aja bilang “gue mau aplikasi ini cepat kelar..bla..bla..bla..” tanpa mikirkan seberapa berat pekerjaan itu,dsb. Kalau dirunut dari struktur yg ada memang seorang bawahan harus melaksanakan apa yang disuruh atasan, cuma sakitnya itu tidak sebanding dengan reward/bonus/gaji yg dikasih. Jelas memang sakit sekali men…
Sebenarnya orang IT yg smart bisa makmur jika dia pintar ngatur waktu, ngatur knowledges yg ada dengan tetap bekerja di kantor asal, terus ambil project sampingan. Cuman sebegitunya kah supaya bisa hidup makmur sebagai programmer ??, coba lihat pekerja marketing/finance/HRD, hanya duduk diam didepan komputer sambil FB-an, chat YM, twitter,dsb dengan beberapa pekerjaan yang menurutku pribadi tidak terlalu mengeluarkan isi otak sampai keluar otak tengahnya tapi gajinya lebih tinggi dari seorang programmer. Bandingkan dengan programmer, kerjanya ampe membuat bangku panas, otak tengah nyaris keluar karna memikirkan sebuah teknologi untuk mengembangkan/ membangun aplikasi tapi gajinya kecil, shiiiiiiiiieeeeet !!
-00-
Yeah, emang gak semua kesejahteraan pekerja IT atau bahkan semua pengamatan aku diatas benar, bahkan bisa jadi salah semua, dan bukan maksudku menuduh kalau pekerja ini itu salah dan aku yang benar. Intinya kembali lagi ke pribadi masing – masing, kalau adapun kesamanaan flow kehidupan yang aku ceritakan diatas, bukan maksudku untuk ngangkat dan menjelek – jelekkan keadaan yg saat ini terjadi. Tapi cobalah untuk menghargai pekerjaan PROGRAMMER, sebab tanpa ada programmer, maka semua aspek pekerjaan dikantor akan mengalami kendala. Jika ada pendapat lain, silahkan taruh upilnya disini….
Baca juga tulisan berikut :
- Update status facebook sambil NGUPIL - 22nd April 2010
- Hidup sudah susah jangan dibuat susah lagi - 17th March 2010
- Masa paceklik... - 1st March 2010
- Penghapusan account okta sihotang - 22nd February 2010
- Undang - undang harus di revisi... - 3rd February 2010
- Anak Jalanan juga manusia - 25th January 2010
- Di Facebook, okta sihotang adalah WANITA - 20th January 2010
- Manis pahitnya dapat proyek pengerjaan aplikasi - 10th January 2010
- Confuse - Tips pengerjakan proyek - 15th December 2009
- Awal Bulan Diakhir Tahun 2009 - 1st December 2009

pertamax dulu akh :p
ngalamin juga yah …
waow…knapa ga bikin demo tema’nya “TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PROGRAMMER…!!!”…wkwkwkwk…
)
@ridu: oke gan..xixixxi
@kreatips: sakit bro
@waow: ntar bro, bakal ada next topic
Naikkan kemampuanmu tentu akan naik pula gajimu … percaya gak ? follow my style ….
ada tahapannya,, ntar kalo udah lama jg bakalan dinaikin gajinya
tambah jarang update nih blognya
gw anak ekonomi tapi kerja di bagian IT neh.. tapi bersyukur banget gw gak mengalamin hal yg lo alamin.. mungkin belum waktunya ta
makanya itu kau lebih suka jadi free lancer? gak punya boss?? hahaha…
@dodik: you copy my style
)

@alisyah: amin..amin
@wira: iya neh bli, lagi sibuk
@ridu: iya neh du, semogalah
@hasian cinduth: rights…
sabar mas.. yang penting kerja yang bener, nanti juga naik pangkat dan gantian bisa nyuruh2
ini sama kaya’ postingan mu yang terdahulu, lupa apa judulnya :p
sebenarnya kalau mau meluruskan masalah ini, ya diomongin baik-baik ke atasan:
Kalau gak bisa, kita bikin yang agak seru dikit. Giliran udah dekat deadline, kau kabur aja dari tanah sana, menghilang kalau perlu 5 tahun =))
Tapi yang pasti, sama seperti dengan kondisi negeri ini.. kalau gak kerasan, ya diomongin, kalau gak cocok.. angkat kaki!
Kunjungan Pertama Gan…salam kenal za…Kang Okta
keren n gokil webnya bos, ni aku tinggalin upil..
Mau ninggalin UPIL nih sob…
Ya kalo jadi programer mending bikin software house sendiri atau jadi konsultan kan gajinya gede tuh. Kalo cuma diperusahaan umum ya akhirnya jadi suruhan gitu. Tapi ya mesti di syukuri. Sebelum terlambat silakan disadari. Jika salah, sgera cari jalan yang terbaik
kunjungan perdana nih
wah keren nih informasinya
makasih
iya bener san9ad okta..!!
kesenjan9an kesejahteraan ituh ju9a aku rasakan..
miris den9erna okta..
jiah kok sama ya mas
Pastinya semuanya adalah yang terbaik yang diberikan Tuhan sama kita
Semuanya berproses, santai saja boz
ikut ninggalin upil ya
spikles baca tulisanmu ini, okta. aku juga bingung karena pernah mgalaminya
mjd programmer lepas jd lebih dihargai sptnya
trus knp ga mencoba hal baru ?!?
project dr internet cukup bertebaran kok
POSTINGAN TANPA GAMBAR..IS HOAX…
hahhahahhaha
Ini yakin upilnya sobbb,
nice post & salam kenal yaa!!
Makanya gw gak pernah mau jadi programmer tan…
jadi admin enak deh…duduk diem liatin monitoring server, kadang jalan2 keruang server…atau bikin2 yg unik untuk server
tapi gw tetep salut sama programmer2 itu…otaknya canggih men!
Nice post gan..keren-keren euy postingannya
vis
kalo programmer yg overseas gmn yah bro nasibnya ? sama gak yah sama programmer lokal dari org kita (indonesia)
Sesama Programer harus saling membantu. Hehe..By Sinjay School
Programer adalah pekerjaan yang menggunakan 98% Otak dan 2% Otot, pekerjaan yg mengandalkan Otak lebih lelah dibanding memakai otot. Jadi programer adalah pekerjaan yg melelahkan. By Sinjay School
Programer adalah suatu pekerjaan yang menggunakan sekitar 97% Otak dan 3% Otot, pekerjaan yg mengandalkan Otak lebih lelah dibanding memakai otot. Jadi programer adalah pekerjaan yg melelahkan. By Sinjay School
numpang lewat..hehe