Kepercayaan adalah sebuah tanggung jawab

Widiw, sebelumnya aku mau ucapkan selamat kepada rekan sekalian yang mendapatkan THR (Tunjangan Hari Raya), intinya duit untuk bulan ini menjadi 2x lipat dari gaji sebelumnya ditambah dengan tunjungan – tunjangan lainnya (depand on each company). Aku pribadi gak dapat THR, maklum sebagai pekerja gak jelas, lompat sana lompat sini untuk mencari sesuatu yang lebih, hihiiii. Intinya buat yang baca postingan ini, bagi – bagi THR nya yaks, kirimkan coklat atau pulsa atau sebungkus rokok kek ;) )

-00-

Well, kemarin sore (kamis -10 sept 2009) sekira jam sebelum buka puasa, aku ama teman – teman nongkrong di warung belakang gatot subroto (buka puasa), disana ada layar TV. Sembari ngepul asap ditambah ngemut es teh manis, aku lihat siaran TV, and you what ?? Salah satu siaran TV swasta (metro TV) menyiarkan berita tentang kasus CENTURY BANK. Bagi yang belum tahu tentang kasus CENTURY BANK, silahkan baca – baca disini atau disini, atau disini untuk lengkapnya.

Oke guys, aku bukan mau bahas mengapa sampai kasus BANK CENTURY muncul, bukan mau bahas kenapa begini dan begitu yang menyangkut masalah hukum dan tetekbengeknya. Jelasnya karna aku bukan seorang pakar hukum atau at least bukan seorang yang hidup di keluarga yang penuh dengan hukum, dsb. Aku hanya ingin membahas sebuah KEPERCAYAAN.

Kenapa aku ngangkat masalah KEPERCAYAAN dan ada kaitannya dengan kasus CENTURY BANK. In the fact, kasus itulah yang saat ini sedang panas mencuat.

-00-

Menurut pemikiranku, KEPERCAYAAN adalah sebuah tanggung jawab, jika ada seseorang atau sekumpulan masyarakat (ambigu banget) memberikan kepercayaan kepada kita, maka kita harus bisa mempertahankan dan membuat mereka semakin percaya kepada kita. Itu tidaklah gampang kawan. Masalah kecil aja misalkan : kita disuruh teman kita megangin bungkusan rokoknya karna sikawan itu mau kencing. In case kawan kita itu percaya ama kita untuk memegang sebentar rokoknya (1 bungkus) karna dia mau kencing, dan walau kita emang perokok dan butuh 1 batang rokok, setidaknya sebelum dia usai kencing, kita harus bisa menjaga rokok kawan kita dan sampai dia selesai kencing, rokoknya tersebut sebisa mungkin utuh sampai kembali ketangannya kembali, dan barulah kita minta ke dia 1 batang rokok klo emang kita mau merokok.

Hal sepele emang, kasarnya seberapa sih 1 batang rokok ??, cuman besar tanggung jawab itulah yang membuat hal sepele itu menjadi besar dan berarti. Sedangkan hal sepele itu aja harus bisa kita jaga apalagi kalau kepercayaan yang orang berikan kepada kita sampai nilai/nominal besar ??, pastinya tingkat tanggung jawab kita juga semakin besar. Dalam hatiku setelah melihat kasus CENTURY BANK kemarin, aku langsung berpikiran, KOK BISA KEJADIAN SEPERTI ITU ??, ketika kebanyakan orang mempercayai pihak bank tersebut untuk menyimpan duit nasabah yang bisa dibilang ber-nominal-kan tidak sedikit.

-00-

Kejadian melarikan duit nasabah seperti kasus diatas bukan hanya kali ini aja, sebelum – sebelumnya juga udah ada. Dan sampai pikiran kotorku berujar, BAGAIMANA KALAU SEANDAINYA AKU BUAT BANK DAN AWAL – AWALNYA AKU KASIH SERVICE YANG WOW KE NASABAH SAMPAI NASABAHKU BANYAK, DAN BARU DEH AKU LARIKAN DUIT NASABAH. Yah, palingan aku dikurung 5 tahun penjara, dan duit gak balik =))

So, intinya… berawal dari diri sendiri, hal sekecil apapun itu yang kau terima dari orang lain (dalam kasus ini KEPERCAYAAN), tanggung jawabin itu dan jangan buat orang yang kasih kepercayaan kepada kau jadi kecewa dan kau dicap tidak baik. Mulailah belajar dari sekarang…Piiiissss :D


Tanggapan tentang “Kepercayaan adalah sebuah tanggung jawab”

  1. wira 12 September 2009 at 7:47 am Permalink

    ngomongin Bank Century, saya nggak ngerti kasusnya :D

  2. nusa mandiri 12 September 2009 at 2:43 pm Permalink

    emang bener kepercayaan itu sebuah tanggung jawab tapi klo yang di percaya khianat itu yang bikin gondok setengah mati.. nice artikel bos

  3. roomen 12 September 2009 at 11:59 pm Permalink

    iya jelas sekali, kepercayaan adalah tanggung jawab dan tanggung jawab tidaklah mudah

  4. kumpulan bisnis 13 September 2009 at 12:04 am Permalink

    kepercayaan timbul karena adanya kejujuran. semakin jujur kita, maka semakin besar kepercayaan yg kita dapt

  5. online blog 13 September 2009 at 12:05 am Permalink

    payah tuh bank… masak duit org dibawa lari,,,

  6. roomeyda 13 September 2009 at 12:06 am Permalink

    mas okta suka ya dipenjara =))

  7. berita dunia 13 September 2009 at 12:07 am Permalink

    kirain bahas msalh cewek,,,,,
    setelh q baca ternyata kasus century =))

  8. Stop Dreaming Start Action 13 September 2009 at 2:43 pm Permalink

    hahahahaa memang nih century tidak ada tanggung jawabnya weik :D

  9. oktasihotang 13 September 2009 at 10:19 pm Permalink

    @wira: saya juga ngerti dikit-dikit bli :D
    @nusa mandiri: thx :D
    @roomen: yupe ;)
    @kumpulan bisnis: rights :)
    @online blog: ;) )
    @roomeyda: ogah lah :P
    @berita dunia: cewek aja dipikiranmu bah :P

  10. Ria 14 September 2009 at 1:35 am Permalink

    setuju!!!
    sekali kamu menghianati kepercayaan makan seumur hidupmu kamu akan merugi…kemarau setahun bisa hilang dengan hujan sehari… :D

  11. nich 14 September 2009 at 2:02 am Permalink

    bah, dah lupa kau sama titel SH di belakang nama kita ya?
    (Okta SiHotang =)) )

    Urusan Kepercayaan emang gak mudah, dan ngelihat angka 5 tahun itu, semakin tak “lepel” kutengok antara resiko dan tanggung jawabnya.

  12. Yu2n 14 September 2009 at 8:30 am Permalink

    Okta bisa dipercaya gaaakk..??
    *kabuur* hehehe..

  13. zee 14 September 2009 at 8:31 am Permalink

    Benar Okta. menjaga kepercayaan itu sama dengan menjalin hubungan baik dengan relasi, teman dan keluarga. Hindari perbuatan dan kata-2 yg dapat membuat orang jadi tidak suka dengan kita.
    Klo orang2 itu ya jelaslah otaknya kan cari duit, mana peduli dia orang lain rugi yg penting hartanya makin bertambah.

  14. oktasihotang 14 September 2009 at 9:05 am Permalink

    @Ria: widiw, horor juga ya ria ;) )
    @nich: itulah the factnya pra…kita gak bisa mungkiri itu :P
    @Yu2n: widiw, bisa dong yun, buktinya calon mertua udah ada 5 heheee
    @zee: setuju kali aku sama mu kakak, nampak x pemikiran orang SIANTAr bah =))

  15. det 14 September 2009 at 10:01 am Permalink

    wakakakaak suruh nambahin upil pula! betul mas kepercayaan itu merupakan sebuah tanggungjawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada pemberi kepercayaan. jangan sampai berkhianat

  16. Saya sangat setuju kang dengan pernyataan kepercayaan adalah sebuah tanggungjawab. itu wajib kang

  17. Manik 14 September 2009 at 9:07 pm Permalink

    Intinya bukan di Banknya…tapi di owner blog ini yg selalu menaruh Upilnya di setiap menarik saldo di bawah meja Teller bank tsb.. :D

  18. Newbie Adieska 15 September 2009 at 12:21 am Permalink

    Seharusnya tidak ada lagi kasus2 seperti Bank Century kalo ada transparansi dari para pejabat terkait yang mengambil keputusan :) Nah kepercayaan itu “agak disalahgunakan” dengan tidak melaporkan kebijakan yang dibuatnya kepada atasannya :D

  19. Mukhtar 16 September 2009 at 12:54 am Permalink

    Benar banget..apalagi kalau kepercayaan sudah hilang..repot mengembalikannya…
    thanks for share mas.. Kunjungan pertama nih..salam kenal semuanya

  20. Mengembalikan jati diri bangsa 16 September 2009 at 4:56 am Permalink

    Memang kasihan nasabah century Bank..
    Pemiliknya memang harus dibacok rame2 kalau ketangkep, biar dia tidak bikin ulah dinegeri ini..

  21. yusdi 16 September 2009 at 11:37 am Permalink

    +1 Like This

  22. yanti tukang kerupuk 16 September 2009 at 2:37 pm Permalink

    yah, intinya tetep UUD ya mas! Dan pada akhirnya belang pemerintah ketauan juga.Namun yang parah, udah ketahuan, ketangkep, dipenjara, bebas terus bisa menjabat lagi, apa gak enak tuh pejabat di Indonesia?

  23. okta sihotang 17 September 2009 at 9:02 am Permalink

    @all
    ya intinya, berbuat dari yg terkecil dahulu yaitu berangkat dari dalam diri kita sendiri..

  24. Ridwanox 17 September 2009 at 10:13 am Permalink

    y gitu deh permasalahan yang membingungkan apalagi pemerintahan kita msih plin plan :(

  25. Erwin Sapta 17 September 2009 at 4:03 pm Permalink

    THR gak seberapapun bang, cuma sekedar singgah aja, terus menguap entah kemana gak bersisa. weks

  26. setuju pisan lah saya mah……ga bisa berkata apa-apa coz dah pada disebutin di upil sebelum upil ini :D

  27. SigmaBisnis.com 18 September 2009 at 6:22 am Permalink

    Mendapatkan kepercayaan adalah sebuah hal berharga yg harus dijaga dan jangan dikhianati…

  28. jigsaw puzzle for sale 18 September 2009 at 10:55 am Permalink

    I make the translation of your page and I like a lot, I hope to came back soon. Congratulations.

  29. health care review 18 September 2009 at 6:12 pm Permalink

    Uda sembuh laek? masih opname ya?

  30. Wiran 18 September 2009 at 11:42 pm Permalink

    Jagalah kepercayaan yang telah kita peroleh, karena menghilangkan kepercayaan itu sangat udah tapi bila telah hilang maka untuk membangun kepercayaan itu lagi akan butuh waktu dan effort yang tidak sedikit..

  31. Impian NdesO 19 September 2009 at 9:04 pm Permalink

    Setuju! Kepercayaan merupakan awal yang baik untuk menuju kesuksesan besar tanpa adanya kecurangan sekecil apapun.

  32. jopi 22 September 2009 at 2:40 pm Permalink

    yup,kepercayaan adalah tanggung jawab yg kita miliki

  33. vivi 22 September 2009 at 2:44 pm Permalink

    segala sesuatu harus di mulai dengan kepercayaan.sebuah postingan yang menarik

  34. Portable Tap Dance Floor 23 September 2009 at 3:26 pm Permalink

    Thanks! I really love this share coming from you.

  35. Eka Situmorang-Sir 28 September 2009 at 6:07 pm Permalink

    Kalo gitu kembalikan kepercayaanku Okta…
    Mana sini janjimu…
    eeh lu janji apaan yah ?:P
    hahahhaha

    Siip lah, kepercayaan itu adalah janji dengan tanggung jawab

  36. Sama mas aq juga ga dapat THR..hiks.
    Bener banget tuh mas, jika ga bisa bertanggungjawab mending ga usah mengambil hati untuk di percaya.

  37. term Life insurance 30 September 2009 at 5:25 am Permalink

    Mantap kali postingan kali ini laek, bijaksana kali kaw :)

  38. susan 2 October 2009 at 12:47 pm Permalink

    nice artikel, setuju banget bang..

  39. mobil bekas 8 October 2009 at 7:06 pm Permalink

    Hahaha, web yang kreatif habis.. keren bro!!

  40. p3ny0 9 October 2009 at 1:55 am Permalink

    setuju bgt sob, jangan sia-siakan kepercayaan yg telah diberikan kpd kita.. sekali kita berkhianat, tak kan ada lg yg percaya kepada kita..

  41. miko 9 October 2009 at 8:00 am Permalink

    ma ksih atas infonya bro, btw jangan kebanyakan ngupil ya!!!!!!!!!

  42. bisnis internet 26 October 2009 at 4:25 am Permalink

    apalagi di zaman perpolitikan, kepercayaan mutlak di perlukan. salam Internet Marketing

  43. jopi 6 November 2009 at 1:43 pm Permalink

    wah kalo saya sih lebih memegang benar polisi.ini kan ada suatu rahasia yang belum bisa diungkap yang membuat masyarakat menganggap polisi salah. mana mungkin sih polisi nangkep tanpa bukti..ya kan?? mungkin ini juga ada unsur politik nya nih

  44. vivi 6 November 2009 at 1:45 pm Permalink

    hmmm..ini mah politik kawan.biasalah ingin cari tenar.hohooh


Leave a Reply