Aku pikir dia bukan orang batak

Sori..sori buat para kawan blogger yang ada diseluruh penjuru dunia, blog ini sebenarnya lagi pada tahap maintenance makanya jarang aku update, disamping masa pembayaran hosting dan domain juga udah diambang pintu (30 mei 2009), so.. mungkin ada beberapa rekan blogger yg ingin menyumbang untuk kelangsungan blog ini, silahkan..silahkan, bisa kontak YM : oktasihotang, atau via email oktasihotang@gmail.com (berharap aja ada yang dermawan) ;) )

Well, kali ini aku ingin bercerita tentang kondisi/ kehidupan orang batak dalam melangsungkan kehidupannya di ibukota. Beberapa bulan yang lalu (kira – kira 7 bulan yang lalu), sewaktu aku hendak diberangkatkan dari kota medan ke ibukota jakarta, kedua orang tua ku berpesan, hati – hati ya anakku, jaga dirimu, jangan buat malu orang tua, dsb dan kata yang paling aku ingat sekali adalah jangan lupa mandi ya nak, gubraaaaaaaaaaaaakk (kenapa ya mamaku bilang gitu ke aku ??, padahal aku rajin mandi kok !!). Itulah kuatnya orang batak terhadap anaknya, makanya ada umpasa (pepatah) : anakkonhi do hamoraon diau, artinya anak adalah segala – galanya buat orang tua, jadi orang tua akan melakukan apapun demi kemajuan anak – anaknya, karna ada statement itulah diorang batak, makanya aku berusaha bgimana agar mamaku selalu kasih uang jajan tiap bulannya walau aku udah kerja, hahahahaaaa…

Teringat dengan orang batak, ada sebuah kisah yang sangat..sangat dan sangat memalukan sekali terhadap diriku. Jadi ceritanya waktu itu (kurang lebih 1 bulan lalu) aku dan salah seorang temanku belanja ke carefour untuk membeli meja kerja dan beberapa keperluan LAKI – LAKI lainnya, seusai belanja.. jelasnya ya balik, dan mengingat belanjaan kita lumayan banyak dan berat, jadi kita naik taksi (kebetulan naik blue bird group) dari carefour ITC Cempaka Mas. Seperti biasa, kalau taksi sudah keluar dari kompleks mall, pasti akan ada pembayaran uang parkir dan yg bayar itu adalah penumpangnya (walau ada beberapa mall yang menggratiskan uang parkir untuk taksi tertentu).

Setelah taksi berada didekat gerbang parkir, supir taksi meminta kepadaku uang Rp. 2000, dan kebetulan duit kecilku gak ada apalagi duit besar hahhaahaaaa, jadi yang kasih 2000 itu temanku itu, dan karna kita berdua orang batak, marah – marahlah temanku ini,

kawan : boasa gabe hita mambayar ?? (knp kita yg bayar ??)
okta : ta pa bereng – berengma si ***** on … (kita lihat ajalah si **** ini)

Jelasnya aku ngutarakan kata – kata kotor ama supir taksi, sebenarnya aku tau sih penumpang yg bayar bgituan, cuman karna aku udah capek, keringatan, dan ada marah – marah temanku itu, jadinya aku maki – maki supir taksinya dengan bahasa batak (berharap supir taksi bukan orang batak). ;) )

-00-

Jadi setelah taksi keluar dari komplek ITC Cempaka Mas, kita mutar balik dari arah tanjung priok menuju cempaka baru, tepat dilampu merah depan Astra Honda Motor (AHM) Sunter, ada sekumpulan banci – banci, dan seketika supir taksi itu berkata kepada kami berdua :

supir taksi : asing ate, bagak – bagak banci on (lucu ya, cantik – cantik banci ini).
okta : @#$%^&*, seketika aku terdiam gak jelas…

you know what ??, ternyata supir taksinya orang batak :-SS
karna tadi kita berdua udah maki – maki supir taksi pakai bahasa batak, dan dikirain supir taksinya bukan orang batak, eh… ternyata orang batak juga…gubraaaaak..perasaann hati udah was – was sekali, tinggal menunggu kapan diturunkan ditengah jalan waktu itu, tapi untungnya supirnya BUDEK (hahhaaaaa), nggak deng, aku rasa supir taksi batak itu udah sakit hati ama kami berdua, cuman karna kita adalah penumpangnya, jadi dia diam – diam aja..penumpang adalah raja cui.. :D

hahahhaaaa…. klo aku ingat – ingat kejadian waktu itu, bisa ketawa – ketawa sendiri aku, semoga kejadian sadis (kayak pembunuhan aja) ini bisa jadi pelajaran buat yang lain, kalau mau maki – maki orang, SANGAT DISARANKAN MEMAKAI BAHASA YANG TIDAK DIKETAHUI ORANG YANG INGIN KITA MAKI, KALAU BISA PAKAI BAHASA ROH AJA dan ingat, DON`T TRY THIS AT YOUR UPIL….hahhaaaaa =))


Tanggapan tentang “Aku pikir dia bukan orang batak”

  1. antown 12 May 2009 at 12:36 pm Permalink

    yeah, pertamaks!!

  2. zee 12 May 2009 at 12:46 pm Permalink

    Hahhahaaaa….
    Makanya Okta, lain kali tengok2 dulu namanya, kan ada di depan dashboardnya. Mana tahu Sihotang jg dia…

    Iiish kalo aku da turun aq cepat-2… ;p~~

  3. oktasihotang 12 May 2009 at 12:50 pm Permalink

    @antown
    ah, siallah, mau jadi pertamax dah keburuan si antown, padahal baru aku update neh blog tadi siang sambil makan siang ..huhuuuu
    @zee
    hahaaaa, masalahnya kakak dasboardnya gak keliatan, kan lampu dalam taksi mati, jadi gak keliatan..aku juga gak gilak (setengah gilak sih) maki2 orang klo dia ngerti bahasa yg aku pakai =))

    jadi kapan neh kita makan2nya kakak ??

  4. antown 12 May 2009 at 1:06 pm Permalink

    wew sudah mepet waktunya ya, saya kurang setengah tahun lagi. kayaknya musti belajar dari okta nih

  5. Nia 12 May 2009 at 2:13 pm Permalink

    Manthabh…

  6. ghofur 12 May 2009 at 2:17 pm Permalink

    Yah… kok tinggalkan upil sih…

  7. princess 12 May 2009 at 3:47 pm Permalink

    jiakakaka..asli ngakak deh bacanya..
    baydeway, okta suka koleksi upil yah???
    *kaborrrrrrrr sebelum ditimpuk

  8. anny 12 May 2009 at 4:28 pm Permalink

    Dasar yah si itok ku ini usilnya minta ampyunnnn dech :D

  9. okta sihotang 12 May 2009 at 8:40 pm Permalink

    @antown
    belajar apaan ton ??, silahkan..mari :D
    @ghofur
    hahahaaa. =))
    @princess
    *kejar2 princess utk ditimpuk
    @anny
    itu bukan usil tok, tapi udah keterlaluan gila :) )

  10. Raffaell 12 May 2009 at 10:03 pm Permalink

    Jaipika sonare…. Wuahahahaha

  11. achoey 12 May 2009 at 10:07 pm Permalink

    Hahaha
    Aku punya teman orang Batak, yg kaget setelah tahu bahwa seseorang itu juga oranng Batak. Karena ya ce yg itu lembut dan berkulit putih :D

  12. dedi 12 May 2009 at 10:52 pm Permalink

    Siapa kawanmu ke ITC Cempaka Mas ta???
    Makanya jangan asal cakap kau…
    He he he..:)

  13. okta sihotang 13 May 2009 at 9:06 am Permalink

    @Raffaell
    apaan tuh ??
    @achoey
    hahaaaaa….sama kayak cerita temanku juga kang =))
    @dedi
    kw lah bere…hahaaaa =))
    gara2 kw nya itu makanya jadi dipalea – lea supir taksinya =))

  14. latree 13 May 2009 at 1:15 pm Permalink

    *ngupil lagi….!!*

    lain kali tanyain dulu supirnya bisa bahasa apa ajaaaaaa….

  15. Bani Biasa 13 May 2009 at 4:31 pm Permalink

    mulutnya belom lulus sensor….
    hha..

  16. ojak 14 May 2009 at 1:05 am Permalink

    ha..ha.ha.ha..ha.. =))
    aslilah kena si kawan..

    makanya.. baik-baik kaw disana,, jangan cuma tante2 itu aja kaw kawani, sekali2, orang2 kita batak itu dikawani..

    percuma udah dinasehati dari rumah..
    =))

  17. okta sihotang 14 May 2009 at 9:28 am Permalink

    @latree
    iya..ya, lupa aku kemarin :”>
    @Bani Biasa
    hahaaa, bisa kena sanksi neh…
    @ojak
    matemahita, aku temanin semua halak hita dijakarta ini yaks.jangan kw pikir cuman tante2 aja, namboru, nantulang, oppung, nanguda, semua kukawani… :P

  18. Alamak.. dimana mana Batak belum mandi kayaknya wakakaka… orang batak minumnya aja air BAH.. mandi nya kagak he he he

  19. zuntuk06 16 May 2009 at 12:43 pm Permalink

    Untung ngga di tusuk waktu di jalan dan dibanting kw bang ..

    biasanya supir batak kan ngeri2.

    hahahah

  20. wi3nd 19 May 2009 at 3:15 pm Permalink

    pake bahasa 9aul ajah ta :lol:

  21. Indah Sitepu 16 June 2009 at 2:13 pm Permalink

    makanya Okta…
    memaki cukup dalam hati saja

    kwkwkkwkwkw :P

  22. jasa translate 6 September 2009 at 1:37 am Permalink

    hehee.. makasih dah cerita2 bro.


Leave a Reply